Blog

  • Rekrutmen Bintara Polri 2026 Resmi Dibuka

    Rekrutmen Bintara Polri 2026 Resmi Dibuka: Jadwal Pendaftaran, Syarat, dan Cara Daftar Lengkap

    Bergas Media – Rekrutmen anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tahun 2026 kembali dibuka secara resmi dan menjadi peluang besar bagi generasi muda Indonesia yang ingin mengabdikan diri sebagai aparat penegak hukum. Melalui sistem seleksi yang semakin modern dan transparan, Polri menegaskan komitmennya untuk menjaring calon anggota terbaik yang memiliki integritas, kecerdasan, serta kesiapan fisik dan mental.

    Pendaftaran Bintara Polri 2026 menjadi salah satu jalur yang paling diminati, karena memberikan kesempatan luas bagi lulusan SMA/SMK sederajat hingga diploma untuk bergabung dalam institusi kepolisian. Selain itu, proses seleksi yang ketat dan berlapis menjadi jaminan bahwa setiap peserta yang lolos benar-benar memenuhi standar yang ditetapkan.

    Tanggal Pendaftaran Bintara Polri 2026

    Berdasarkan informasi resmi dari laman penerimaan Polri, pendaftaran Bintara Polri 2026 dibuka mulai 9 Maret hingga 30 Maret 2026. Proses pendaftaran dilakukan secara online, sehingga memudahkan peserta dari seluruh wilayah Indonesia untuk mengaksesnya tanpa hambatan.

    • 9 – 30 Maret 2026: Pendaftaran online dan verifikasi berkas
    • 31 Maret 2026: Penandatanganan pakta integritas
    • 5 – 10 April 2026: Pemeriksaan administrasi awal (Rikmin Awal)
    • 12 – 25 April 2026: Pemeriksaan kesehatan tahap I (Rikkes I)
    • 26 April – 3 Mei 2026: Tes psikologi (CAT)
    • 12 – 26 Mei 2026: Ujian akademik dan kompetensi
    • 4 Juni 2026: Sidang menuju Rikkes II
    • 7 – 10 Juni 2026: Pemeriksaan kesehatan tahap II
    • 11 – 15 Juni 2026: Uji kesamaptaan jasmani
    • 16 – 20 Juni 2026: Tes penelusuran mental dan kepribadian
    • 3 Juli 2026: Sidang akhir kelulusan
    • 20 Juli 2026: Pendidikan pembentukan dimulai

    Setiap tahapan seleksi memiliki peran penting dalam menentukan kelulusan peserta. Oleh karena itu, calon peserta diharapkan mempersiapkan diri secara maksimal sejak awal pendaftaran.

    Cara Daftar Bintara Polri 2026

    Untuk mengikuti seleksi ini, peserta wajib memahami cara daftar Bintara Polri 2026 yang dilakukan secara online melalui situs resmi. Berikut langkah-langkahnya:

    1. Akses website resmi penerimaan Polri melalui Penerimaan POLRI .
    2. Pilih menu pendaftaran Bintara Polri 2026 sesuai jalur yang diinginkan.
    3. Isi formulir pendaftaran online dengan data diri lengkap dan benar.
    4. Unggah dokumen persyaratan seperti KTP, KK, ijazah, dan dokumen pendukung lainnya.
    5. Cetak bukti pendaftaran online sebagai tanda telah terdaftar.
    6. Lakukan verifikasi berkas di Polres atau Polda setempat sesuai domisili.
    7. Ikuti seluruh tahapan seleksi sesuai jadwal yang telah ditentukan.

    Penting untuk memastikan bahwa seluruh data yang diinput benar dan sesuai dengan dokumen asli. Kesalahan dalam pengisian data dapat berakibat pada gugurnya peserta dalam tahap administrasi.

    Persyaratan Umum Rekrutmen Polri 2026

    Dalam proses seleksi, terdapat sejumlah persyaratan umum yang wajib dipenuhi oleh calon peserta. Persyaratan ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap pelamar memiliki kualifikasi dasar sebagai anggota Polri.

    • Warga Negara Indonesia (WNI)
    • Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
    • Setia kepada NKRI dan Pancasila
    • Minimal lulusan SMA/SMK sederajat
    • Sehat jasmani dan rohani
    • Tidak memiliki catatan kriminal
    • Berusia sesuai ketentuan (maksimal sekitar 21–23 tahun)

    Selain itu, terdapat persyaratan tinggi badan minimal serta standar kesehatan tertentu yang harus dipenuhi oleh peserta. Semua ketentuan ini akan diverifikasi secara ketat pada tahap seleksi.

    Tahapan Seleksi yang Harus Dilewati

    Proses seleksi Bintara Polri 2026 terdiri dari berbagai tahapan yang dirancang untuk menguji kemampuan peserta secara menyeluruh. Mulai dari administrasi hingga tes akhir, seluruh proses dilakukan secara objektif dan transparan.

    Tahap awal adalah pemeriksaan administrasi untuk memastikan kelengkapan dokumen. Selanjutnya, peserta akan menjalani pemeriksaan kesehatan tahap pertama yang menilai kondisi fisik dasar.

    Tahap berikutnya adalah tes psikologi berbasis CAT yang mengukur aspek kepribadian, kecerdasan, serta stabilitas emosi. Tes ini menjadi salah satu penentu penting dalam seleksi.

    Setelah itu, peserta akan mengikuti ujian akademik dan kompetensi yang mencakup pengetahuan umum serta kemampuan dasar lainnya. Bagi jalur tertentu, juga terdapat tes keahlian khusus.

    Tahapan fisik seperti uji kesamaptaan jasmani menjadi bagian krusial dalam seleksi. Tes ini meliputi lari, push up, sit up, dan berbagai latihan fisik lainnya untuk mengukur daya tahan tubuh peserta.

    Di akhir proses, peserta akan menjalani sidang kelulusan yang menentukan apakah mereka layak untuk mengikuti pendidikan pembentukan sebagai anggota Polri.

    Komitmen Transparansi dan Prinsip BETAH

    Dalam pelaksanaan rekrutmen tahun 2026, Polri kembali menegaskan penerapan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis). Prinsip ini menjadi landasan utama dalam seluruh tahapan seleksi.

    Polri juga mengimbau masyarakat untuk tidak mempercayai oknum yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu. Seluruh proses seleksi dilakukan tanpa pungutan biaya alias gratis.

    Tingginya Minat Generasi Muda

    Antusiasme masyarakat terhadap rekrutmen Polri terus meningkat setiap tahunnya. Hal ini menunjukkan bahwa profesi sebagai anggota Polri masih menjadi pilihan karier yang diminati oleh generasi muda.

    Selain menawarkan pengabdian kepada negara, profesi ini juga memberikan kesempatan untuk mengembangkan diri, baik dalam bidang pendidikan, keterampilan, maupun karier jangka panjang.

    Persiapan yang Harus Dilakukan Calon Peserta

    Bagi calon peserta, persiapan sejak dini menjadi kunci utama dalam menghadapi seleksi. Tidak hanya kesiapan fisik, tetapi juga mental dan administrasi harus diperhatikan dengan baik.

    Latihan fisik secara rutin, menjaga kesehatan, serta mempelajari materi akademik menjadi langkah penting yang dapat meningkatkan peluang kelulusan. Selain itu, calon peserta juga harus disiplin dalam mengikuti setiap tahapan seleksi.

    Rekrutmen Bintara Polri 2026 menjadi kesempatan emas bagi generasi muda Indonesia untuk mengabdi kepada bangsa dan negara. Dengan sistem seleksi yang semakin transparan dan profesional, diharapkan Polri dapat menghasilkan anggota yang berkualitas, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan tugas di masa depan.

    Melalui informasi jadwal pendaftaran dan cara daftar yang jelas, calon peserta diharapkan tidak melewatkan kesempatan ini. Persiapkan diri sebaik mungkin, karena hanya mereka yang benar-benar siap yang akan berhasil lolos dalam seleksi ini.

  • Jadwal Perempat Final Leg 2 Liga Champions 2026

    Bergas Media – Leg 2 Perempat Final Liga Champions 2026 akan dimulai pada 15 dan 16 April 2026.

    Perempat-final Liga Champions 2026 menyisakan 8 Besar Klub Elit Eropa yaitu Barcelona , Real Madrid , Atletico Madrid, Arsenal, Liverpool, Bayern Munich, Paris Saint-Germain (PSG), Sporting CP.

    Pada pertemuan leg 1 Atletico Madrid Unggul Sementara atas Barcelona dengan Skor 2-0 (agregat 2-0).

    Bayern Munchen unggul atas Real Madrid Dengan Skor 2-1 (Agregat 2-1), Arsenal unggul atas Sporting CP dengan skor 1-0 (Agregat 1-0), dan PSG unggul atas Liverpool 2-0 (Agregat 2-0).

    Untuk Pertandingan Leg 2 sendiri akan di mulai pada 15-16 April 2026 dan menjadi penentu tim yang akan masuk di babak Semi-Final Liga Champions musim 2025/2026.

    Jadwal Leg 2 Liga Champions Eropa 2026

    Rabu , 15 April 2026 Jam 02.00 WIB

    • Atletico Madrid VS Barcelona ( Agregat 2-0 )
    • Liverpool VS PSG ( Agregat 0-2 )

    Kamis, 16 April 2026 Jam 02.00 WIB

    • Arsenal VS Sporting CP ( Agregat 1-0 )
    • Bayern Munchen VS Real Madrid ( Agregat 2-1 )

    Leg 2 ini menjadi penentu siapa tim terbaik Eropa yang akan melangkah ke babak Semi-final Liga Champions Musim 2025/2026.

  • Briptu Prabowo Jadi Pembina Upacara Di SDN 009 Kaliorang, Tekankan Pentingnya Disiplin

    KALIORANG KUTAI TIMUR, horor.fun/ – Suasana upacara bendera di SDN 009 Kaliorang Kabupaten Kutai Timur pada Senin (13/04/2026) terasa berbeda dari biasanya. Di tengah barisan para siswa yang rapi di lapangan, hadir sosok Bhabinkamtibmas Polsek Kaliorang, Briptu Prabowo yang bertindak sebagai Inspektur/Pembina upacara.

    Briptu Prabowo melaksakan kegiatan Police Goes To School sekaligus menjadi inspektur upacara di SDN 009 Kaliorang. Briptu Prabowo tidak hanya menyampaikan pesan formal, tetapi juga berbagi kisah perjalanan hidupnya. Beliau menceritakan masa-masa saat menempuh pendidikan di Sangkulirang, jauh sebelum mengenakan seragam Polri seperti sekarang.

    Dengan bahasa yang sederhana, beliau mengajak para siswa di SDN 009 Kaliorang untuk memahami bahwa kesuksesan tidak datang secara instan. Kedisiplinan, kesabaran, dan ketekunan yang ditanamkan mulai dari hal kecil baik di sekolah, rumah, serta masyarakat menjadi bekal penting dalam meraih cita dan kesuksesan.

    “Kedisiplinan itu harus dimulai dari hal-hal kecil baik disekolah,rumah maupun masyarakat. Apa yang kalian lakukan hari ini akan menentukan masa depan kalian,” ucapan beliau di hadapan para siswa.

    Briptu Prabowo pun mengingatkan bahwa selain rajin belajar, siswa juga harus berbakti kepada orang tua dan menghormati guru. Baginya, doa orang tua dan bimbingan guru adalah bagian penting dari perjalanan menuju keberhasilan.

    Amanat yang awalnya berlangsung khidmat pun berubah menjadi lebih interaktif, ketika Briptu Prabowo memanggil dua orang siswa untuk maju ke depan, masing-masing dari kelas 1 dan kelas 6. Momen ini langsung menarik perhatian seluruh peserta upacara.

    Ananda Kafi dari kelas 1 diminta menjawab pertanyaan sederhana tentang penjumlahan dan pengurangan, dan dengan rasa percaya diri ia mampu menjawab dengan tepat. Sontak, tepuk tangan meriah pun menggema di lapangan sekolah.

    Tak kalah hebatnya, ananda Carlie dari kelas 6 juga menunjukkan kemampuannya saat menjawab pertanyaan dari Briptu Prabowo dengan benar. Senyum bangga terlihat dari wajah para guru dan para peserta upacara yang menyaksikan langsung momen tersebut.

    Di akhir amanatnya, Briptu Prabowo kembali menegaskan pesan sederhana namun penuh makna yaitu disiplin, sabar, tekun, berbakti kepada orang tua dan menghormati guru adalah kunci utama meraih masa depan yang sukses.

    Suasana hangat terus terasa hingga upacara berakhir. Briptu Prabowo tampak menyapa satu per satu, bersalaman dengan kepala sekolah Ibu Andi Basnawiyati, para dewan guru, serta para siswa. Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama, mengabadikan momen kebersamaan yang penuh keakraban.

    Upacara pagi itu bukan sekadar rutinitas, tetapi menjadi pengalaman berharga yang memberikan motivasi dan semangat baru bagi seluruh siswa SDN 009 Kaliorang.

    SDN 009 Kaliorang sendiri adalah sekolah yang berada di Kecamatan Kaliorang Kabupaten Kutai Timur Provinsi Kalimantan Timur tempat dimana Anak-anak dari seluruh penjuru Negri Meraih Cita dan Menuntut Ilmu, dengan Kepala Sekolah Ibu Andi Basnawiyati, S.Pd. M.A.P.

    Susunan Petugas Upacara :

    • Ispektur Upacara : Briptu Prabowo
    • Pemimpin Upacara : Reymon Primofiglio Camilo Ledjab
    • Tata Upacara : Aisyah Syafaqotun Nisa
    • Pembaca Undang-undang : Atika Balqis Azizah
    • Pembaca Doa : Jur Fatihah Resmi
    • Pembawa Teks Pancasila : Muhammad Firli Arfansyah
    • Pengibar bendera : Monika Chelsea Metu, Rensy Aurelia Tamba, Nur Afika Naila
    • Pembaca Janji Siswa : Nayla Resta
  • Desak Made Rita Kunci Tiket Asian Games 2026, Indonesia Bersinar di Kejuaraan Asia Panjat Tebing

    Bergas Media – Atlet Kebanggan Indonesia di cabang panjat tebing Desak Made Rita Kusuma Dewi kembali menunjukkan kelasnya di level internasional.

    Desak Made Rita Kusuma Dewi Bertanding di ajang World Climbing Asia Championship 2026 yang berlangsung di Meishan, Tiongkok, Kamis (9/4/2026), ia sukses mencatatkan prestasi gemilang dengan raihan medali emas sekaligus memecahkan rekor Asia.

    Penampilan impresif para atlet Indonesia tak hanya membanggakan, tetapi juga mempertegas dominasi mereka di nomor speed yang selama ini menjadi andalan Panjat Tebing Indonesia.

    Salah satu sorotan utama datang dari Desak Made Rita Kusuma Dewi yang tampil luar biasa, hingga memecahkan rekor Asia dengan waktu 6,07 detik dan tentu saja medali emas bisa ia raih.

    Desak Made Rita Tampil Tajam, Taklukkan Wakil Tuan Rumah

    Puncak performa Desak terjadi pada babak big final. Atlet asal Bali itu berhasil menumbangkan wakil tuan rumah, Zhou Yafei, dalam duel sengit yang menyita perhatian publik. Dengan catatan waktu tajam 6,07 detik, Desak unggul cukup meyakinkan atas Zhou yang membukukan waktu 6,47 detik.

    Kemenangan tersebut bukan sekadar medali, tetapi juga memastikan tiket otomatis ke Asian Games 2026 Nagoya, Jepang. Pelatih tim speed Indonesia, Galar Pandu Asmoro, mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian anak asuhnya tersebut.

    “Di babak final, Desak tampil sangat tenang dan fokus. Catatan waktunya menunjukkan kualitas kelas dunia. Ini hasil dari kerja keras dan konsistensi latihan,” ujar Galar, Jumat (10/4).

    Keberhasilan ini semakin menegaskan posisi Desak Made Rita sebagai salah satu atlet panjat tebing terbaik yang dimiliki Indonesia saat ini dan sekaligus memecahkan rekor Asia.

    Perjuangan Kadek Adi Asih Terhenti di Babak Final

    Selain Desak, Indonesia juga menurunkan atlet lain di nomor speed putri, yakni Kadek Adi Asih. Namun langkahnya harus terhenti di babak putaran final tanpa berhasil membawa pulang medali.

    Meskipun demikian, penampilan Kadek tetap menunjukkan potensi besar. Ia mampu bersaing hingga fase krusial turnamen, sebuah pengalaman berharga untuk meningkatkan performa di ajang berikutnya.

    “Kadek sudah berusaha maksimal. Ini jadi evaluasi penting untuk peningkatan ke depan,” tambah Galar.

    Veddriq Leonardo Sumbang Perunggu di Nomor Speed Putra

    Sementara itu, kabar baik juga datang dari sektor putra. Veddriq Leonardo sukses mengamankan medali perunggu setelah memenangkan partai small final.

    Dalam pertandingan tersebut, Veddriq mencatatkan waktu impresif 5,15 detik. Ia berhasil mengalahkan atlet China, Ling Yongzhi, yang mengalami kesalahan (fall) saat memanjat.

    Meski hanya meraih perunggu, hasil ini tetap sangat berarti. Veddriq dipastikan mengamankan tempat dalam skuad Indonesia untuk Asian Games 2026.

    Kecepatan dan konsistensi Veddriq sekali lagi membuktikan bahwa Indonesia masih menjadi kekuatan utama di nomor speed putra.

    Konsistensi Indonesia di Panggung Dunia

    Prestasi yang diraih di World Climbing Asia Championship 2026 menjadi bukti nyata bahwa Indonesia terus menjaga konsistensi di cabang olahraga panjat tebing. Nomor speed tetap menjadi andalan yang mampu bersaing bahkan mendominasi di tingkat Asia hingga dunia.

    Keberhasilan ini juga membuka peluang besar bagi Indonesia untuk kembali berjaya di Asian Games 2026 Nagoya. Dengan kombinasi atlet berpengalaman dan talenta muda, harapan meraih medali emas semakin terbuka lebar.

    Profil Singkat Desak Made Rita

    Desak Made Rita Kusuma Dewi bukan nama baru di dunia panjat tebing internasional. Atlet kelahiran 2001 ini telah menorehkan berbagai prestasi gemilang sepanjang kariernya.

    Ia sukses meraih medali emas nomor women’s speed serta medali perak nomor speed relay pada Asian Games 2022 di Hangzhou. Tak hanya itu, Desak juga memastikan tiket ke Olimpiade Paris 2024 setelah menjuarai salah satu seri Piala Dunia Panjat Tebing di Swiss.

    Dengan pengalaman dan mental juara yang dimilikinya, Desak menjadi salah satu tumpuan utama Indonesia dalam meraih prestasi di level global.

    Optimisme Menuju Asian Games 2026

    Dengan tambahan kuota yang diraih dari kejuaraan ini, Indonesia semakin optimistis menatap Asian Games 2026. Persiapan matang dan peningkatan performa akan menjadi fokus utama tim pelatih dalam menghadapi kompetisi tersebut.

    Keberhasilan Desak Made Rita dan Veddriq Leonardo menjadi sinyal kuat bahwa Indonesia masih memiliki peluang besar untuk kembali mengharumkan nama bangsa di panggung internasional.

    Jika tren positif ini terus berlanjut, bukan tidak mungkin panjat tebing Indonesia akan kembali menjadi lumbung medali dan mencetak sejarah baru di Nagoya nanti.

  • Kisah Inspiratif Mark Rutte, 14 Tahun Jadi PM Belanda Konsisten Naik Sepeda ke Kantor

    Bergas Media – Selama 14 tahun memimpin Belanda kisah inspiratif sosok Mark Rutte dikenal luas bukan hanya karena kiprah politiknya, tetapi juga gaya hidupnya yang sederhana dan konsisten. Di tengah citra pemimpin dunia yang identik dengan kemewahan dan pengawalan ketat, Rutte justru mempertahankan kebiasaan unik yaitu naik sepeda ke kantor.

    Kebiasaan ini ia lakukan sejak awal menjabat pada 2010 hingga akhir masa kepemimpinannya pada 2024. Di kota pemerintahan Den Haag, Rutte kerap terlihat mengayuh sepeda sendiri menuju kantor, tanpa iring-iringan kendaraan dinas ataupun pengamanan berlebihan.

    Gaya Hidup Sederhana di Tengah Jabatan Tinggi

    Mark Rutte menjadi contoh langka pemimpin dunia yang tetap mempertahankan gaya hidup sederhana meskipun memegang jabatan strategis. Saat banyak pejabat menggunakan mobil mewah dan fasilitas negara, ia memilih cara yang lebih praktis dan efisien.

    Kebiasaan PM Belanda naik sepeda ke kantor ini bukan sekadar pencitraan. Selama lebih dari satu dekade, ia melakukannya secara konsisten dalam berbagai kesempatan, termasuk menghadiri agenda resmi.

    Hal ini memperlihatkan bahwa kepemimpinan tidak selalu harus ditunjukkan dengan simbol kemewahan. Justru dengan kesederhanaan, seorang pemimpin bisa lebih dekat dengan masyarakat.

    Budaya Sepeda di Belanda

    Fenomena ini juga tidak lepas dari budaya masyarakat Belanda yang sangat akrab dengan sepeda. Negara ini dikenal sebagai salah satu yang paling ramah sepeda di dunia, dengan infrastruktur jalur khusus yang luas dan aman.

    Di Den Haag dan kota-kota lain, sepeda menjadi alat transportasi utama. Namun, tetap saja tidak semua pejabat memilih menggunakan sepeda secara rutin. Di sinilah Mark Rutte menjadi figur yang menonjol.

    14 Tahun Kepemimpinan dan Tantangan Politik

    Selama menjabat, Mark Rutte menghadapi berbagai tantangan besar, mulai dari krisis ekonomi Eropa hingga pandemi global COVID-19. Ia juga harus mengelola dinamika politik dalam negeri yang cukup kompleks.

    Meski dikenal stabil, pemerintahannya sempat menghadapi tekanan serius akibat perbedaan pandangan dalam koalisi, khususnya terkait kebijakan imigrasi. Konflik tersebut akhirnya berujung pada runtuhnya pemerintahan pada 2023.

    Setelah lebih dari satu dekade berkuasa, Rutte memutuskan untuk mengakhiri masa jabatannya, menutup salah satu era kepemimpinan terpanjang dalam sejarah modern Belanda.

    Momen Perpisahan yang Ikonik

    Salah satu momen yang paling menyita perhatian publik dunia adalah cara Mark Rutte meninggalkan jabatannya. Tidak seperti kebanyakan pemimpin, ia tidak menggunakan mobil dinas atau konvoi resmi.

    Setelah serah terima jabatan, ia keluar dari kantor, mengambil sepedanya, dan mengayuh pergi. Momen ini menjadi viral dan dianggap sebagai simbol kuat dari gaya kepemimpinannya yang sederhana dan konsisten.

    Makna di Balik Kebiasaan Naik Sepeda

    Kebiasaan naik sepeda ke kantor yang dilakukan PM Belanda ini memiliki makna lebih dalam. Selain efisiensi, hal ini juga mencerminkan kepedulian terhadap lingkungan serta gaya hidup sehat.

    Lebih dari itu, kebiasaan ini menjadi simbol kedekatan antara pemimpin dan rakyat. Tanpa sekat protokoler yang berlebihan, seorang pemimpin bisa merasakan langsung kehidupan masyarakat sehari-hari.

    Warisan Kepemimpinan yang Berbeda

    Setelah tidak lagi menjabat, warisan Mark Rutte tidak hanya tercermin dari kebijakan politiknya, tetapi juga dari nilai-nilai yang ia tunjukkan selama berkuasa.

    Di tengah dunia politik yang sering diwarnai kemewahan, kisah PM Belanda naik sepeda ke kantor menjadi inspirasi global. Bahwa kesederhanaan bisa menjadi kekuatan, dan konsistensi adalah kunci kepercayaan publik.

    Kesimpulan: Sosok Mark Rutte membuktikan bahwa pemimpin besar tidak selalu identik dengan gaya hidup mewah. Justru melalui hal sederhana seperti bersepeda, ia meninggalkan jejak yang kuat dalam ingatan masyarakat dunia.

  • Jadwal Final Indonesia VS Thailand Asean Futsal Championship 2026

    Bergas Media – Final Asean Futsal Championship 2026 mempertemukan antara Indonesia VS Thailand.

    Indonesia masuk final Asean Futsal Championship 2026 setelah mengalahkan Vietnam dengan skor 3-2, sedangkan Thailand sendiri masuk final setalah mengalahkan timnas Futsal Australia.

    Final ASEAN Futsal Championship 2026 akan berlangsung  pada Minggu (12/04/2026) Jam 20.00 WIB, yang akan disiarkan lansung melaui Live streaming Vision+.

    Di bawah asuhan pelatih Hector Souto Timnas Futsal Indonesia tampil matang baik dari sisi taktik maupun mental bertanding.

    Timnas Futsal Indonesia mampu menyapu bersih semua laga ASEAN Futsal Championship 2026 , hingga sampai ke babak final.

    Meskipun target awal pelatih hanya masuk semifinal, kini publik menanti kejutan selanjutnya setelah timnas futsal Indonesia mampu melaju sampai babak final.

    Jadwal Final Indonesia VS Thailand Asean Futsal Championship 2026

    FINAL! INDONESIA VS THAILAND
    – ASEAN Futsal Championship 2026
    – Minggu, 12 April 2026
    – 20.00 WIB
    – Nonthaburi Hall, Thailand
    – LIVE Vision+, MNCTV

    Baca Juga : Desak Made Rita Kunci Tiket Asian Games 2026, Indonesia Bersinar di Kejuaraan Asia Panjat Tebing

    Daftar Pemain Timnas Futsal Indonesia

    Kiper
    Rizky Afsana (Cosmo JNE FC)
    Muhammad Albagir (Black Steel Papua)
    Angga Ariansyah (Unggul FC Malang)

    Anchor
    Dewa Rizki (Cosmo JNE FC)
    Muhammad Farhan (Pangsuma FC Kalbar)
    Dipo Arrahman (Pangsuma FC Kalbar)
    Piter Junior (Black Steel Papua)

    Flank
    Adityas Priambudi (Black Steel Papua)
    Guntur Sulistyo (Bintang Timur Surabaya)
    Yogi Saputra (Pangsuma FC Kalbar)
    Rizky Fauzan (Fafage Banua)
    Imam Anshori (Pangsuma FC Kalbar)
    Andarias Kareth (Fafage Banua)
    Singgih Romana Jati (Bintang Timur Surabaya)
    Ardiansyah Runtuboy (Bintang Timur Surabaya)

    Pivot
    Andres Dwi Persada (Unggul FC Malang)
    Muhammad Sanjaya (Kuda Laut Nusantara FC)
    Muhammad Faturrahman (Fafage Banua)
    Kris Daniel Yeimo (Black Steel Papua)

    Pelatih
    Hector Souto

    Dengan status Juara Bertahan, Timnas Futsal Indonesia penuh kepercayaan diri menghadapi partai Final Asean Futsal Championship 2026. Indonesia Bisa Indonesia Juara.

    Final Indonesia VS Thailand Asean Futsal Championship 2026
  • Timnas Indonesia Lolos Ke Final Piala AFF Futsal 2026

    bergas media – Timnas Futsal Indonesia berhasil mengalahkan timnas Futsal Vietnam dengan skor 3-2 pada laga semifinal Piala AFF Futsal 2026 pada Jumat (10/4/2026) di Nonthaburi Hall, Thailand.

    Gol Timnas Futsal Indonesia dicetak oleh Andarias Kareth ( 9′ )

    Andarias Kareth (13′)

    Muhammad Sanjaya (24′)

    Dengan kemenangan ini Timnas Futsal Indonesia melaju ke babak final Piala AFF Futsal 2026 Thailand.

    Baca Juga : Jadwal Final Indonesia VS Thailand Asean Futsal Championship 2026

  • Indonesia VS Vietnam Semi-Final AFF Futsal 2026

    Bergasmedia – Timnas Futsal Indonesia akan berhadapan dengan Timnas Futsal Vietnam pada semi-final Piala AFF Futsal 2026 di Nonthaburi Gymnasium, Thailand pada Jum’at (10/4/2026) Pukul 17.00 WIB.

    Indonesia VS Vietnam, setelah timnas Futsal Vietnam menjadi Runner UP Grup A setelah menelan kekalahn dari tuan rumah Thailand.

    Sedangkan Thailand sendiri akan berhadapan dengan Runner UP Grup B Australia di Nonthaburi Gymnasium, Thailand pada Jumat (10/4/2026) Pukul 20.00 WIB.

    Dari Tim pemenang di semi-final ini akan menuju babak Final ASEAN Futsal Championship 2026 Thailand pada Minggu (12/04/2026).

    Indonesia VS Vietnam Futsal
    Jum’at 10 April 2026 pukul 17.00 WIb
    Nonthaburi Gymnasium, Thailand

    Thailand VS Australia Futsal
    Jum’at 10 April 2026 pukul 20.00 WIb
    Nonthaburi Gymnasium, Thailand

    Performa Solid Skuad Hector Souto

    Di bawah arahan pelatih Hector Souto Timnas Futsal Indonesia tampil semakin matang baik dari sisi taktik maupun mental bertanding. Kombinasi antara lini pertahanan yang solid dan serangan yang efektif menjadi kunci keberhasilan Indonesia menaklukkan setiap lawan di fase grup.

    Peran penjaga gawang sebagai benteng terakhir juga sangat vital, ditambah koordinasi antar pemain yang semakin padu. Transisi dari bertahan ke menyerang berjalan cepat dan efisien, membuat lawan kerap kewalahan menghadapi ritme permainan Indonesia.

    Selain itu, kedalaman skuad menjadi nilai tambah. Rotasi pemain yang dilakukan pelatih mampu menjaga intensitas permainan tetap tinggi sepanjang pertandingan. Hal ini menunjukkan kualitas merata dari para pemain Timnas futsal Indonesia.

    Daftar Pemain Timnas Futsal Indonesia Di Asean Futsal Championship 2026 Thailand

    Kiper
    Rizky Afsana (Cosmo JNE FC)
    Muhammad Albagir (Black Steel Papua)
    Angga Ariansyah (Unggul FC Malang)

    Anchor
    Dewa Rizki (Cosmo JNE FC)
    Muhammad Farhan (Pangsuma FC Kalbar)
    Dipo Arrahman (Pangsuma FC Kalbar)
    Piter Junior (Black Steel Papua)

    Flank
    Adityas Priambudi (Black Steel Papua)
    Guntur Sulistyo (Bintang Timur Surabaya)
    Yogi Saputra (Pangsuma FC Kalbar)
    Rizky Fauzan (Fafage Banua)
    Imam Anshori (Pangsuma FC Kalbar)
    Andarias Kareth (Fafage Banua)
    Singgih Romana Jati (Bintang Timur Surabaya)
    Ardiansyah Runtuboy (Bintang Timur Surabaya)

    Pivot
    Andres Dwi Persada (Unggul FC Malang)
    Muhammad Sanjaya (Kuda Laut Nusantara FC)
    Muhammad Faturrahman (Fafage Banua)
    Kris Daniel Yeimo (Black Steel Papua)

    Modal Kuat Menuju Semi-final Futsal ASEAN

    Dengan status Juara Grup, Timnas Futsal Indonesia kini menatap Semi-final Futsal ASEAN dengan penuh kepercayaan diri. Lawan yang akan dihadapi berasal dari Grup A, yakni antara Vietnam atau tuan rumah Thailand yang sama-sama memiliki kualitas tinggi.

    Baca Juga : Hasil Indonesia (3) VS Australia Futsal (2)

    Namun, dengan performa yang konsisten dan tren positif yang terus meningkat, peluang Indonesia untuk melangkah ke final terbuka lebar. Mental juara mulai terlihat dari cara tim menghadapi tekanan dan memanfaatkan peluang di setiap laga.

    Indonesia VS Vietnam Futsal
    Jum’at 10 April 2026 pukul 17.00 WIb
    Nonthaburi Gymnasium, Thailand

    Thailand VS Australia Futsal
    Jum’at 10 April 2026 pukul 20.00 WIb
    Nonthaburi Gymnasium, Thailand

  • Hasil Indonesia (3) VS Australia Futsal (2)

    Bergas Media – Timnas Futsal Indonesia melaju ke babak Semifinal setelah mengalahkan Timnas Futsal Australia dengan skor 3-2.

    Dengan kemenangan ini, Timnas Futsal Indonesia menyapu bersih laga di gurp B dengan mengoleksi 9 poin.

    Dengan Status Juara Grup B, Timnas Indonesia akan melawan Runer-Up di Grup A antara Thailand atau Vietnam.

    Sebelumnya Timnas Futsal Indonesia sukses membantai Brunei Darussalam dengan skor telak 7-0 dan kemenangan tipis 1-0 atas Malaysia.

    Baca Juga : Sapu Bersih Laga Grup B, Timnas Futsal Indonesia Melaju Ke Semifinal ASEAN Futsal Championship 2026 Thailand

    ASEAN Futsal Championship 2026 sendiri diselenggarakan setiap dua tahun sekali, dan Timnas Futsal Indonesia menjadi juara pada efent sebelumnya.

    Kini Timnas Indonesia bersiap menuju Semi-final ASEAN Futsal Championship 2026 anatar tuan rumah Thailand atau Vietnam.

    Dukungan publik Tanah Air juga menjadi energi tambahan bagi para pemain untuk terus memberikan yang terbaik. Jika mampu mempertahankan performa ini, bukan tidak mungkin Indonesia akan melangkah hingga partai final dan mengangkat trofi juara.

    Hasil poin sempurna, serta status Juara bertahan menjadi sinyal kuat bahwa Garuda futsal siap terbang tinggi di Semi-final hingga Final Futsal ASEAN 2026. Kini, semua mata tertuju pada langkah berikutnya,apakah Indonesia mampu menuntaskan misi dan mencetak sejarah di Thailand?

  • Sapu Bersih Laga Grup B, Timnas Futsal Indonesia Melaju Ke Semifinal ASEAN Futsal Championship 2026 Thailand

    Bergas Media – Timnas Futsal Indonesia menunjukkan performa luar biasa dengan menyapu bersih fase grup ASEAN Futsal Championship 2026 Thailand.

    Kemenangan dramatis 3-2 atas Australia yang berlangsung di Nonthaburi Gymnasium, Thailand, Rabu (8/4/2026) siang WIB menjadi penutup manis sekaligus memastikan skuad asuhan Hector Souto melaju ke Semi-final Futsal ASEAN sebagai Juara Grup dengan raihan poin sempurna.

    Bertanding dengan tekanan tinggi, para pemain Timnas futsal Indonesia tampil disiplin dan penuh determinasi.

    Sejak menit awal, tempo permainan langsung meningkat dengan pressing ketat yang membuat Australia kesulitan mengembangkan permainan. Meski sempat mendapat perlawanan sengit, Indonesia mampu menjaga keunggulan hingga peluit akhir berbunyi.

    Hasil Lengkap dan Poin Sempurna

    Kemenangan atas Australia melengkapi catatan impresif Timnas Futsal Indonesia di fase grup. Sebelumnya, Garuda sukses membantai Brunei Darussalam dengan skor telak 7-0 dan mengamankan kemenangan tipis namun krusial 1-0 atas Malaysia.

    • Indonesia 7-0 Brunei Darussalam
    • Indonesia 1-0 Malaysia
    • Indonesia 3-2 Australia

    Dari tiga pertandingan tersebut, Indonesia mengoleksi 9 poin tanpa kehilangan angka. Hasil ini memastikan status Juara Grup sekaligus menegaskan dominasi Indonesia sebagai salah satu kandidat kuat juara di turnamen ini.

    Performa Solid Skuad Hector Souto

    Di bawah arahan pelatih Hector Souto Timnas Futsal Indonesia tampil semakin matang baik dari sisi taktik maupun mental bertanding. Kombinasi antara lini pertahanan yang solid dan serangan yang efektif menjadi kunci keberhasilan Indonesia menaklukkan setiap lawan di fase grup.

    Peran penjaga gawang sebagai benteng terakhir juga sangat vital, ditambah koordinasi antar pemain yang semakin padu. Transisi dari bertahan ke menyerang berjalan cepat dan efisien, membuat lawan kerap kewalahan menghadapi ritme permainan Indonesia.

    Selain itu, kedalaman skuad menjadi nilai tambah. Rotasi pemain yang dilakukan pelatih mampu menjaga intensitas permainan tetap tinggi sepanjang pertandingan. Hal ini menunjukkan kualitas merata dari para pemain Timnas futsal Indonesia.

    Baca Juga : Hasil Indonesia (3) VS Australia Futsal (2)

    Daftar Pemain Timnas Futsal Indonesia Di Asean Futsal Championship 2026 Thailand

    Kiper
    Rizky Afsana (Cosmo JNE FC)
    Muhammad Albagir (Black Steel Papua)
    Angga Ariansyah (Unggul FC Malang)

    Anchor
    Dewa Rizki (Cosmo JNE FC)
    Muhammad Farhan (Pangsuma FC Kalbar)
    Dipo Arrahman (Pangsuma FC Kalbar)
    Piter Junior (Black Steel Papua)

    Flank
    Adityas Priambudi (Black Steel Papua)
    Guntur Sulistyo (Bintang Timur Surabaya)
    Yogi Saputra (Pangsuma FC Kalbar)
    Rizky Fauzan (Fafage Banua)
    Imam Anshori (Pangsuma FC Kalbar)
    Andarias Kareth (Fafage Banua)
    Singgih Romana Jati (Bintang Timur Surabaya)
    Ardiansyah Runtuboy (Bintang Timur Surabaya)

    Pivot
    Andres Dwi Persada (Unggul FC Malang)
    Muhammad Sanjaya (Kuda Laut Nusantara FC)
    Muhammad Faturrahman (Fafage Banua)
    Kris Daniel Yeimo (Black Steel Papua)

    Modal Kuat Menuju Semi-final Futsal ASEAN

    Dengan status Juara Grup, Timnas Futsal Indonesia kini menatap Semi-final Futsal ASEAN dengan penuh kepercayaan diri. Lawan yang akan dihadapi berasal dari Grup A, yakni antara Vietnam atau tuan rumah Thailand yang sama-sama memiliki kualitas tinggi.

    Namun, dengan performa yang konsisten dan tren positif yang terus meningkat, peluang Indonesia untuk melangkah ke final terbuka lebar. Mental juara mulai terlihat dari cara tim menghadapi tekanan dan memanfaatkan peluang di setiap laga.

    Kemenangan atas Australia menjadi bukti bahwa Indonesia tidak hanya kuat secara teknis, tetapi juga matang secara mental. Ini menjadi modal penting menghadapi pertandingan yang lebih berat di babak gugur.

    Peluang Juara Kian Terbuka

    Melihat performa sepanjang fase grup, Timnas Futsal Indonesia layak disebut sebagai salah satu unggulan utama di ASEAN Futsal Championship 2026 Thailand. Konsistensi, efektivitas serangan, serta solidnya lini pertahanan menjadi faktor utama yang membuat Indonesia tampil dominan.

    Dukungan publik Tanah Air juga menjadi energi tambahan bagi para pemain untuk terus memberikan yang terbaik. Jika mampu mempertahankan performa ini, bukan tidak mungkin Indonesia akan melangkah hingga partai final dan mengangkat trofi juara.

    Hasil poin sempurna, serta status Juara Grup menjadi sinyal kuat bahwa Garuda futsal siap terbang tinggi di Semi-final Futsal ASEAN. Kini, semua mata tertuju pada langkah berikutnya,apakah Indonesia mampu menuntaskan misi dan mencetak sejarah di Thailand?