Tag: Indonesia

  • Jadwal Final Indonesia VS Thailand Asean Futsal Championship 2026

    Bergas Media – Final Asean Futsal Championship 2026 mempertemukan antara Indonesia VS Thailand.

    Indonesia masuk final Asean Futsal Championship 2026 setelah mengalahkan Vietnam dengan skor 3-2, sedangkan Thailand sendiri masuk final setalah mengalahkan timnas Futsal Australia.

    Final ASEAN Futsal Championship 2026 akan berlangsung  pada Minggu (12/04/2026) Jam 20.00 WIB, yang akan disiarkan lansung melaui Live streaming Vision+.

    Di bawah asuhan pelatih Hector Souto Timnas Futsal Indonesia tampil matang baik dari sisi taktik maupun mental bertanding.

    Timnas Futsal Indonesia mampu menyapu bersih semua laga ASEAN Futsal Championship 2026 , hingga sampai ke babak final.

    Meskipun target awal pelatih hanya masuk semifinal, kini publik menanti kejutan selanjutnya setelah timnas futsal Indonesia mampu melaju sampai babak final.

    Jadwal Final Indonesia VS Thailand Asean Futsal Championship 2026

    FINAL! INDONESIA VS THAILAND
    – ASEAN Futsal Championship 2026
    – Minggu, 12 April 2026
    – 20.00 WIB
    – Nonthaburi Hall, Thailand
    – LIVE Vision+, MNCTV

    Baca Juga : Desak Made Rita Kunci Tiket Asian Games 2026, Indonesia Bersinar di Kejuaraan Asia Panjat Tebing

    Daftar Pemain Timnas Futsal Indonesia

    Kiper
    Rizky Afsana (Cosmo JNE FC)
    Muhammad Albagir (Black Steel Papua)
    Angga Ariansyah (Unggul FC Malang)

    Anchor
    Dewa Rizki (Cosmo JNE FC)
    Muhammad Farhan (Pangsuma FC Kalbar)
    Dipo Arrahman (Pangsuma FC Kalbar)
    Piter Junior (Black Steel Papua)

    Flank
    Adityas Priambudi (Black Steel Papua)
    Guntur Sulistyo (Bintang Timur Surabaya)
    Yogi Saputra (Pangsuma FC Kalbar)
    Rizky Fauzan (Fafage Banua)
    Imam Anshori (Pangsuma FC Kalbar)
    Andarias Kareth (Fafage Banua)
    Singgih Romana Jati (Bintang Timur Surabaya)
    Ardiansyah Runtuboy (Bintang Timur Surabaya)

    Pivot
    Andres Dwi Persada (Unggul FC Malang)
    Muhammad Sanjaya (Kuda Laut Nusantara FC)
    Muhammad Faturrahman (Fafage Banua)
    Kris Daniel Yeimo (Black Steel Papua)

    Pelatih
    Hector Souto

    Dengan status Juara Bertahan, Timnas Futsal Indonesia penuh kepercayaan diri menghadapi partai Final Asean Futsal Championship 2026. Indonesia Bisa Indonesia Juara.

    Final Indonesia VS Thailand Asean Futsal Championship 2026
  • Timnas Indonesia Lolos Ke Final Piala AFF Futsal 2026

    bergas media – Timnas Futsal Indonesia berhasil mengalahkan timnas Futsal Vietnam dengan skor 3-2 pada laga semifinal Piala AFF Futsal 2026 pada Jumat (10/4/2026) di Nonthaburi Hall, Thailand.

    Gol Timnas Futsal Indonesia dicetak oleh Andarias Kareth ( 9′ )

    Andarias Kareth (13′)

    Muhammad Sanjaya (24′)

    Dengan kemenangan ini Timnas Futsal Indonesia melaju ke babak final Piala AFF Futsal 2026 Thailand.

    Baca Juga : Jadwal Final Indonesia VS Thailand Asean Futsal Championship 2026

  • Hasil Indonesia (3) VS Australia Futsal (2)

    Bergas Media – Timnas Futsal Indonesia melaju ke babak Semifinal setelah mengalahkan Timnas Futsal Australia dengan skor 3-2.

    Dengan kemenangan ini, Timnas Futsal Indonesia menyapu bersih laga di gurp B dengan mengoleksi 9 poin.

    Dengan Status Juara Grup B, Timnas Indonesia akan melawan Runer-Up di Grup A antara Thailand atau Vietnam.

    Sebelumnya Timnas Futsal Indonesia sukses membantai Brunei Darussalam dengan skor telak 7-0 dan kemenangan tipis 1-0 atas Malaysia.

    Baca Juga : Sapu Bersih Laga Grup B, Timnas Futsal Indonesia Melaju Ke Semifinal ASEAN Futsal Championship 2026 Thailand

    ASEAN Futsal Championship 2026 sendiri diselenggarakan setiap dua tahun sekali, dan Timnas Futsal Indonesia menjadi juara pada efent sebelumnya.

    Kini Timnas Indonesia bersiap menuju Semi-final ASEAN Futsal Championship 2026 anatar tuan rumah Thailand atau Vietnam.

    Dukungan publik Tanah Air juga menjadi energi tambahan bagi para pemain untuk terus memberikan yang terbaik. Jika mampu mempertahankan performa ini, bukan tidak mungkin Indonesia akan melangkah hingga partai final dan mengangkat trofi juara.

    Hasil poin sempurna, serta status Juara bertahan menjadi sinyal kuat bahwa Garuda futsal siap terbang tinggi di Semi-final hingga Final Futsal ASEAN 2026. Kini, semua mata tertuju pada langkah berikutnya,apakah Indonesia mampu menuntaskan misi dan mencetak sejarah di Thailand?

  • Sapu Bersih Laga Grup B, Timnas Futsal Indonesia Melaju Ke Semifinal ASEAN Futsal Championship 2026 Thailand

    Bergas Media – Timnas Futsal Indonesia menunjukkan performa luar biasa dengan menyapu bersih fase grup ASEAN Futsal Championship 2026 Thailand.

    Kemenangan dramatis 3-2 atas Australia yang berlangsung di Nonthaburi Gymnasium, Thailand, Rabu (8/4/2026) siang WIB menjadi penutup manis sekaligus memastikan skuad asuhan Hector Souto melaju ke Semi-final Futsal ASEAN sebagai Juara Grup dengan raihan poin sempurna.

    Bertanding dengan tekanan tinggi, para pemain Timnas futsal Indonesia tampil disiplin dan penuh determinasi.

    Sejak menit awal, tempo permainan langsung meningkat dengan pressing ketat yang membuat Australia kesulitan mengembangkan permainan. Meski sempat mendapat perlawanan sengit, Indonesia mampu menjaga keunggulan hingga peluit akhir berbunyi.

    Hasil Lengkap dan Poin Sempurna

    Kemenangan atas Australia melengkapi catatan impresif Timnas Futsal Indonesia di fase grup. Sebelumnya, Garuda sukses membantai Brunei Darussalam dengan skor telak 7-0 dan mengamankan kemenangan tipis namun krusial 1-0 atas Malaysia.

    • Indonesia 7-0 Brunei Darussalam
    • Indonesia 1-0 Malaysia
    • Indonesia 3-2 Australia

    Dari tiga pertandingan tersebut, Indonesia mengoleksi 9 poin tanpa kehilangan angka. Hasil ini memastikan status Juara Grup sekaligus menegaskan dominasi Indonesia sebagai salah satu kandidat kuat juara di turnamen ini.

    Performa Solid Skuad Hector Souto

    Di bawah arahan pelatih Hector Souto Timnas Futsal Indonesia tampil semakin matang baik dari sisi taktik maupun mental bertanding. Kombinasi antara lini pertahanan yang solid dan serangan yang efektif menjadi kunci keberhasilan Indonesia menaklukkan setiap lawan di fase grup.

    Peran penjaga gawang sebagai benteng terakhir juga sangat vital, ditambah koordinasi antar pemain yang semakin padu. Transisi dari bertahan ke menyerang berjalan cepat dan efisien, membuat lawan kerap kewalahan menghadapi ritme permainan Indonesia.

    Selain itu, kedalaman skuad menjadi nilai tambah. Rotasi pemain yang dilakukan pelatih mampu menjaga intensitas permainan tetap tinggi sepanjang pertandingan. Hal ini menunjukkan kualitas merata dari para pemain Timnas futsal Indonesia.

    Baca Juga : Hasil Indonesia (3) VS Australia Futsal (2)

    Daftar Pemain Timnas Futsal Indonesia Di Asean Futsal Championship 2026 Thailand

    Kiper
    Rizky Afsana (Cosmo JNE FC)
    Muhammad Albagir (Black Steel Papua)
    Angga Ariansyah (Unggul FC Malang)

    Anchor
    Dewa Rizki (Cosmo JNE FC)
    Muhammad Farhan (Pangsuma FC Kalbar)
    Dipo Arrahman (Pangsuma FC Kalbar)
    Piter Junior (Black Steel Papua)

    Flank
    Adityas Priambudi (Black Steel Papua)
    Guntur Sulistyo (Bintang Timur Surabaya)
    Yogi Saputra (Pangsuma FC Kalbar)
    Rizky Fauzan (Fafage Banua)
    Imam Anshori (Pangsuma FC Kalbar)
    Andarias Kareth (Fafage Banua)
    Singgih Romana Jati (Bintang Timur Surabaya)
    Ardiansyah Runtuboy (Bintang Timur Surabaya)

    Pivot
    Andres Dwi Persada (Unggul FC Malang)
    Muhammad Sanjaya (Kuda Laut Nusantara FC)
    Muhammad Faturrahman (Fafage Banua)
    Kris Daniel Yeimo (Black Steel Papua)

    Modal Kuat Menuju Semi-final Futsal ASEAN

    Dengan status Juara Grup, Timnas Futsal Indonesia kini menatap Semi-final Futsal ASEAN dengan penuh kepercayaan diri. Lawan yang akan dihadapi berasal dari Grup A, yakni antara Vietnam atau tuan rumah Thailand yang sama-sama memiliki kualitas tinggi.

    Namun, dengan performa yang konsisten dan tren positif yang terus meningkat, peluang Indonesia untuk melangkah ke final terbuka lebar. Mental juara mulai terlihat dari cara tim menghadapi tekanan dan memanfaatkan peluang di setiap laga.

    Kemenangan atas Australia menjadi bukti bahwa Indonesia tidak hanya kuat secara teknis, tetapi juga matang secara mental. Ini menjadi modal penting menghadapi pertandingan yang lebih berat di babak gugur.

    Peluang Juara Kian Terbuka

    Melihat performa sepanjang fase grup, Timnas Futsal Indonesia layak disebut sebagai salah satu unggulan utama di ASEAN Futsal Championship 2026 Thailand. Konsistensi, efektivitas serangan, serta solidnya lini pertahanan menjadi faktor utama yang membuat Indonesia tampil dominan.

    Dukungan publik Tanah Air juga menjadi energi tambahan bagi para pemain untuk terus memberikan yang terbaik. Jika mampu mempertahankan performa ini, bukan tidak mungkin Indonesia akan melangkah hingga partai final dan mengangkat trofi juara.

    Hasil poin sempurna, serta status Juara Grup menjadi sinyal kuat bahwa Garuda futsal siap terbang tinggi di Semi-final Futsal ASEAN. Kini, semua mata tertuju pada langkah berikutnya,apakah Indonesia mampu menuntaskan misi dan mencetak sejarah di Thailand?

  • Jadwal Timnas Indonesia VS Bulgaria

    Bergas Media – Timnas Indonesia akan melawan Bulgaria pada Final Fifa Series 2026 Jakarta.

    Pada laga pertama Timnas Indonesia berhasil mengalahkan Saint Kitts And Nevis dengan skor telak 4-0, sedangkan Bulgaria berhasil menumbangkan Solomon Islands dengan skor 10-2.

    Turnamen Persahabatan Internasional Fifa Series Jakarta 2026 menggunakan format turnamen mini menggunakan sitem gugur sederhana yang diikuti oleh empat negara, yaitu Timnas Indonesia, Bulgaria , Solomon Island dan St Kitts And Nevis.

    Pertandingan Fifa Series 2026 ini dibagi kedalam 2 Pertandingan, Jika pertandingan pertama berhasil dimenangkan, maka otomatis akan langsung masuk Final. Sebaliknya tim yang kalah pada pertandingan pertama akan merebutkan tempat ke tiga di pertandingan ke dua.

    Baca Juga : PSSI Awards 2026, Jay Idzes Raih Pemain Terbaik

    Meskipun sederhana, kemenangan maupun kekalahan dalam Fifa Series 2026 akan di hitung poin oleh FIFA.

    Berikut Jadwal Final dan perebutan tempat ketiga Fifa Series 2026:

    • Solomon Island VS St Kitts And Nevis Senin, 30 Maret 2026 Pukul 15.30 WIB
    • Timnas Indonesia VS Bulgaria Senin, 30 Maret 2026 Pukul 20.00 WIB

    Pertandingan ini akan disiarkan langsung oleh Stasiun Televisi lokal dan di mainkan di Stadion Gelora Bungkarno (GBK) Jakarta Indonesia.

    Baca Juga : Daftar Kategori dan Pemenang PSSI Awards 2026

  • Veda Ega Pratama Mengunci Start P4 Moto3 Seri Amerika 2026, Senin Dini Hari Race


    Bergas Media -Pembalap Moto3 Veda Ega Pratama kembali menempatkan dirinya dalam radar persaingan papan atas Moto3 2026. Pada seri ke-3 Amerika 2026 yang berlangsung di Circuit of the Americas (COTA), Austin, pembalap muda Indonesia itu mengunci posisi start keempat dalam sesi kualifikasi yang berlangsung ketat dan minim selisih waktu. Hasil ini bukan sekadar angka di grid, melainkan sinyal bahwa Veda Ega Pratama mulai stabil di level kompetisi dunia.

    Di kelas yang dikenal brutal dan penuh slipstream seperti Moto3, posisi start di barisan depan menjadi pembeda antara peluang dan sekadar bertahan. Veda Ega Pratama kini berada di sisi yang tepat: cukup dekat untuk menyerang, cukup aman untuk menghindari kekacauan lap awal.

    Ketatnya Kualifikasi dan Posisi Strategis Veda

    Sesi kualifikasi Moto3 Amerika 2026 memperlihatkan betapa tipisnya margin di kelas ini. Pole position diraih Alvaro Carpe dengan catatan waktu 2:12.107, diikuti Casey O’Gorman dan Valentin Perrone. Veda Pratama berada tepat di belakang mereka, dengan selisih waktu yang masih dalam jangkauan pertarungan.

    Start dari posisi keempat menempatkan Veda Ega Pratama di baris kedua, sebuah posisi ideal di Moto3. Ia tidak perlu berjudi dari tengah rombongan, namun juga cukup dekat untuk langsung masuk dalam perebutan posisi terdepan sejak tikungan pertama.

    Dalam konteks balapan Moto3, ini adalah “zona emas”. Pembalap di posisi ini biasanya memiliki visibilitas balapan yang lebih bersih dan ruang manuver yang lebih luas dibanding mereka yang start di posisi tengah.

    Baca Juga : Jadwal Moto3 Seri 3 Austin USA

    Grafik Performa Bukan Kebetulan

    Jika menelusuri sesi sejak latihan bebas hingga kualifikasi, performa Veda EGA Pratama menunjukkan tren yang jelas, meningkat dan terukur. Ia tidak langsung melesat di awal, namun membangun kecepatan secara bertahap.

    Pendekatan ini menunjukkan kedewasaan dalam membaca lintasan. Veda Ega Pratama tidak memaksakan waktu di awal, melainkan mengumpulkan data, menyesuaikan setup, dan memaksimalkan performa di saat krusial, yakni Q2.

    Karakter seperti ini jarang dimiliki pembalap muda. Banyak rider Moto3 mengandalkan agresivitas semata, namun Veda Ega Pratama mulai memperlihatkan kombinasi antara kecepatan dan kontrol.

    COTA Sirkuit Teknis yang Menguji Segalanya

    Circuit of the Americas (COTA) Austin Amerika bukan lintasan yang ramah bagi kesalahan kecil. Trek ini memadukan tikungan cepat, sektor teknis, dan perubahan elevasi yang mengganggu ritme pembalap. Di sinilah kemampuan membaca balapan menjadi krusial.

    Bagi pembalap muda, COTA sering menjadi ujian mental. Tidak cukup hanya cepat, tetapi juga harus presisi dalam pengereman dan konsisten dalam menjaga racing line.

    Baca Juga : Alur Balap MotGP, Moto2 dan Moto3 Yang Perlu Anda Ketahui

    Veda Ega Pratama menghadapi tantangan ini dengan gaya balap yang mulai matang. Ia dikenal agresif saat menyerang, namun tidak sembrono dalam mengambil risiko. Pendekatan ini berpotensi menjadi kunci di sirkuit seperti COTA, di mana banyak balapan ditentukan oleh siapa yang paling minim kesalahan.

    Race Pace dan Realitas Persaingan

    Data kualifikasi menunjukkan bahwa selisih waktu antar pembalap sangat rapat. Ini berarti balapan hampir pasti akan berlangsung dalam grup besar. Dalam kondisi seperti ini, faktor slipstream dan positioning menjadi penentu utama.

    Veda Ega Pratama memiliki modal penting: race pace yang kompetitif. Ia tidak hanya mencatat satu lap cepat, tetapi juga mampu menjaga ritme dalam beberapa lap. Ini penting karena Moto3 jarang dimenangkan oleh pembalap yang hanya unggul di satu momen.

    Akan tetapi realitas di lintasan tetap keras. Satu kesalahan kecil, satu momen kehilangan fokus, atau satu keputusan terlambat bisa membuat posisi langsung terlempar.

    Baca Juga : Link Live Streaming MotoGP, Moto2 dan Moto3 Seri Ke-3 Amerika 2026

    Peluang Podium Terbuka, Tapi Tidak Mudah

    Dengan posisi start keempat, peluang Veda Ega Pratam untuk meraih podium sangat realistis. Ia berada dalam jarak ideal untuk mengikuti ritme tiga besar sejak awal balapan.

    Namun, Moto3 bukan sekadar soal posisi start. Balapan sering ditentukan di dua lap terakhir, ketika seluruh pembalap dalam grup depan saling menunggu dan memanfaatkan slipstream.

    Jika Veda Pratama mampu:

    • Menjaga posisi di lima besar sepanjang balapan
    • Menghindari kontak atau insiden di grup tengah
    • Memanfaatkan momentum di lap terakhir

    Maka podium bukan hanya kemungkinan, tetapi target yang masuk akal.

    Baca Juga : Link Live Motogp Amerika 2026

    Jadwal Race Moto3 Amerika 2026 Waktu Indonesia

    Balapan Moto3 Amerika 2026 akan berlangsung pada waktu yang menantang bagi penonton Indonesia, namun tetap menjadi momen yang dinanti:

    • Race Moto3: Pukul 00.00 WIB (Senin dini hari)
    • Lokasi: Circuit of the Americas, Austin, Texas
    • Live Trans 7

    Jam tayang ini sering kali menjadi ujian loyalitas penonton, tetapi performa Veda Ega Pratama membuat banyak penggemar rela terjaga untuk menyaksikan langsung aksinya di lintasan.

    Lebih dari Sekadar Hasil Balapan

    Perjalanan Veda Ega Pratama di Moto3 2026 bukan hanya tentang hasil akhir, tetapi tentang proses menuju level tertinggi balap motor dunia. Setiap posisi start di barisan depan adalah langkah penting dalam membangun reputasi.

    Pembalap bernomor 9 ini kini tidak lagi dipandang sebagai pembalap debutan, melainkan sebagai pesaing yang mulai diperhitungkan. Konsistensi akan menjadi pembeda antara talenta yang menjanjikan dan pembalap yang benar-benar siap naik level.

    Moto3 adalah fondasi. Cara Veda Ega Pratama mengelola tekanan, membaca balapan, dan memaksimalkan peluang akan menentukan sejauh mana ia bisa melangkah ke jenjang berikutnya.

    List Hasil Qualifikasi

    1. ALVARO CARPE 2:12.107
    2. CASEY O’GORMAN 2:12.519
    3. VALENTIN PERRONE 2:12.526
    4. VEDA PRATAMA 2:12.813
    5. GUIDO PINI 2:12.837
    6. JOEL ESTEBAN 2:12.869
    7. ADRIAN FERNANDEZ 2:12.917
    8. MAXIMO QUILES 2:12.996
    9. RICO SALMELA 2:13.005
    10. SCOTT OGDEN 2:13.244
    11. JOEL KELSO 2:13.324
    12. ZEN MITANI 2:13.534
    13. MATTEO BERTELLE 2:13.554
    14. BRIAN URIARTE 2:13.561
    15. ADRIAN CRUCES 2:13.651
    16. NICOLA CARRARO 2:13.663
    17. EDDIE O’SHEA 2:13.688
    18. MARCO MORELLI 2:14.646
    19. RYUSEI YAMANAKA 2:14.609
    20. JESUS RIOS 2:14.611
    21. MARCOS URIARTE 2:14.723
    22. CORMAC BUCHANAN 2:14.950
    23. RUCHE MOODLEY 2:15.080
    24. LEO RAMMERSTORFER 2:15.595
    25. HAKIM DANISH 2:15.013

    Kesimpulan

    Start dari posisi keempat di Moto3 Amerika 2026 menempatkan Veda Ega Pratama dalam posisi strategis untuk bertarung di barisan depan. Ia memiliki kecepatan, momentum, dan kepercayaan diri yang sedang tumbuh.

    Ayo dukung terus Veda Ega Pratama untuk Menampilkan yang terbaik dan kembali memecahkan rekor di motor balap seri Amerika 2026 dan seri lainnya.

  • Hasil Indonesia VS Saint Kitts And Nevis 4-0

    Bergasmedia – Indonesia berhasil mengalahkan Saint Kitts And Nevis dengan skor telak 4-0 dalam ajang FIFA series 2026 Jakarta Indonesia.

    Kemanangan Indonesia di cetak oleh Beckham putra pada menit 15′ dan 25′, beckham putra mencetak 2 gol di babak pertama sampai turun minum.

    Pada babak kedua Indonesia menambah keunggulan melalui Ole Romeny pada menit 53′ dan Mauro Ziljstra pada menit 75′.

    Saint Kitts and Nevis berpeluang mencetak gol tapi sayang bola yang sudah melewati Marteen Paes masih membentur mistar gawang.

    Baca Juga : Hasil Bulgaria VS Kepulauan Solomon 10 – 2 Fifa Series 2026

    Dengan kemenangn Ini Indonesia akan menghadapi Bulgaria pada Final Fifa Series Jakarta Indonesia 2026 pada hari Senin, 30 Maret 2026.

  • Amerika Serikat Masih Merajai Hutang Luar Negri , Indonesia?

    Bergas Media – Utang pemerintah global kembali mencetak rekor baru pada awal 2026. Melansir laporan dari media internasional seperti IndiaTimes, total utang publik dunia pada 2025 telah melampaui 110,9 triliun dolar AS atau sekitar Rp1.880.000 triliun (kurs Rp16.950 per dolar AS), menjadikannya level tertinggi sepanjang sejarah.

    Lonjakan ini mencerminkan tekanan ekonomi global yang masih berlangsung, mulai dari dampak pandemi, konflik geopolitik, hingga kebutuhan pembiayaan pembangunan di berbagai negara.

    Di tengah angka fantastis tersebut, sejumlah negara dengan ekonomi terbesar dunia menjadi penyumbang utama utang global. Menariknya, posisi teratas masih didominasi oleh Amerika Serikat yang jauh meninggalkan negara lain.

    Amerika Serikat Tak Tertandingi

    Amerika Serikat tetap menjadi negara dengan utang terbesar di dunia pada 2026 dengan total mencapai sekitar 38,27 triliun dolar AS atau setara Rp648.000 triliun.

    Angka ini setara dengan lebih dari sepertiga total utang publik global. Dalam satu tahun terakhir saja, pemerintah federal menambah hampir 2,9 triliun dolar AS (≈ Rp49.000 triliun) ke dalam utang nasional.

    Peningkatan ini dipicu oleh defisit anggaran yang terus berlanjut, lonjakan biaya bunga, serta besarnya tanggung jawab pengeluaran jangka panjang seperti jaminan sosial dan kesehatan.

    Daftar Negara dengan Hutang Terbesar Dunia 2026

    1. Amerika Serikat

    Utang: 38,27 triliun dolar AS (Rp648.000 triliun)

    2. Tiongkok

    Utang: 18,7 triliun dolar AS (Rp317.000 triliun)

    Tiongkok mencatat pertumbuhan utang tercepat, naik 13,6% dalam setahun.

    3. Jepang

    Utang: 9,83 triliun dolar AS (Rp166.000 triliun)

    Rasio utang mencapai sekitar 230% dari PDB.

    Baca JUga : ByteDance Jual Moonton ke Savvy Games Group Rp101 Triliun, Arah Baru Industri Game Global

    4. Inggris

    Utang: 4 triliun dolar AS (Rp67.800 triliun)

    5. Prancis

    Utang: 3,92 triliun dolar AS ( Rp66.400 triliun)

  • Profil Veda Ega Pratama Moto3

    Bergas Media – Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, kembali mencuri perhatian dunia setelah sukses meraih podium ketiga dalam ajang Moto3 Brasil 2026 di Sirkuit Ayrton Senna, Goiania, Minggu (22/3/2026). Hasil ini menjadi tonggak penting bagi dunia balap Indonesia yang selama ini menantikan prestasi di level Grand Prix.

    Di usia yang masih 17 tahun, Veda Ega Pratama menunjukkan kematangan balap yang luar biasa. Ia mampu bersaing dengan para pembalap top dunia dan memanfaatkan momen krusial untuk mengamankan posisi podium. Prestasi ini sekaligus menjadi yang pertama bagi Indonesia di ajang Moto3.

    Profil Lengkap Veda Ega Pratama

    Veda Ega Pratama adalah pembalap muda Indonesia berusia 17 tahun yang lahir di Wonosari, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Ia dikenal sebagai salah satu talenta terbaik yang dimiliki Indonesia saat ini di ajang Moto3.

    • Nama: Veda Ega Pratama
    • Lahir: 23 November 2008
    • Usia: 17 tahun
    • Tempat Lahir: Wonosari, Gunungkidul Yogyakarta
    • Agama: Islam
    • Asal: Wareng, Gunungkidul
    • Tim: Honda Team Asia
    • Nomor Balap : 54
    • Ayah: Sudarmono
    • Ibu: Melina
    • Instagram: @veda_54

    Sejak kecil, Veda sudah akrab dengan dunia balap. Ia berlatih di lintasan sederhana seperti area parkir Pasar Hewan Siyono Harjo sebelum akhirnya berkembang menjadi pembalap profesional.

    Perjalanan Karier Menuju Moto3

    Karier Veda Ega Pratama dimulai dari kejuaraan lokal. Bakatnya kemudian membawanya ke level internasional melalui ajang Red Bull Rookies Cup.

    Penampilannya yang konsisten membuatnya dilirik oleh Honda Team Asia. Kesempatan ini menjadi langkah besar dalam kariernya hingga akhirnya tampil di kejuaraan dunia Moto3.

    Analisis Performa di Moto3 Brasil 2026

    Penampilan Veda menunjukkan peningkatan signifikan. Ia memiliki kemampuan:

    • Start cepat dan agresif
    • Konsistensi di tengah tekanan
    • Kecerdasan membaca situasi balapan

    Kemampuannya memanfaatkan momen setelah red flag menjadi bukti kedewasaan dalam balapan, meski usianya masih sangat muda.

    Baca Juga : Veda Ega Pratama Cetak Sejarah di Moto3 Brasil 2026, Podium Pertama Indonesia di Grand Prix

    Peluang Masa Depan

    Dengan performa seperti ini, Veda Ega Pratama memiliki peluang besar untuk:

    • Meraih kemenangan di Moto3
    • Naik ke kelas Moto2
    • Menjadi pembalap Indonesia pertama di MotoGP

    Dukungan dari berbagai pihak akan sangat penting dalam perjalanan kariernya ke depan.

  • Veda Ega Pratama Cetak Sejarah di Moto3 Brasil 2026, Podium Pertama Indonesia di Grand Prix

    Bergas Media – Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, kembali mencuri perhatian dunia setelah sukses meraih podium ketiga dalam ajang Moto3 Brasil 2026 di Sirkuit Ayrton Senna, Goiania, Minggu (22/3/2026). Hasil ini menjadi tonggak penting bagi dunia balap Indonesia yang selama ini menantikan prestasi di level Grand Prix.

    Di usia yang masih 17 tahun, Veda Ega Pratama menunjukkan kematangan balap yang luar biasa. Ia mampu bersaing dengan para pembalap top dunia dan memanfaatkan momen krusial untuk mengamankan posisi podium. Prestasi ini sekaligus menjadi yang pertama bagi Indonesia di ajang Moto3.


    Daftar Isi


    Jalannya Balapan Moto3 Brasil 2026

    Balapan Moto3 berlangsung sengit sejak awal. Veda Ega Pratama memulai dari posisi keempat dan langsung tampil agresif sejak lampu start dipadamkan.

    Ia berhasil naik ke posisi ketiga pada tikungan awal, bersaing ketat dengan Maximo Quiles dan Marco Morelli. Namun, tekanan dari para rival membuat posisi Veda sempat turun hingga ke urutan ke-10 di pertengahan lomba.

    Persaingan ketat di grup tengah membuat perubahan posisi terjadi sangat cepat. Karakteristik balapan Moto3 yang penuh slipstream membuat setiap kesalahan kecil berdampak besar.

    Momen Red Flag yang Mengubah Segalanya

    Insiden kecelakaan yang melibatkan beberapa pembalap memaksa balapan dihentikan sementara dengan red flag. Situasi ini menjadi titik balik bagi Veda Ega Pratama.

    Setelah restart, Veda tampil lebih percaya diri. Ia mulai merangsek naik dari posisi belakang hingga masuk ke barisan depan menjelang lap-lap akhir.

    Hasil Moto3 Brasil 2026

    1. Maximo Quiles
    2. Marco Morelli
    3. Veda Ega Pratama
    4. Alvaro Carpe
    5. Guido Pini
    6. Rico Salmela
    7. Valentin Perrone
    8. Adrian Fernandez
    9. Casey O’Gorman
    10. Hakim Danish

    Baca Juga : Profil Veda Ega Pratama Moto3

    Sejarah Baru untuk Indonesia

    Podium ini menjadi pencapaian bersejarah. Untuk pertama kalinya, pembalap Indonesia berhasil naik podium di ajang Grand Prix Moto3.

    Pencapaian Veda Ega Pratama juga mendapat sorotan dari berbagai media internasional dan akun resmi MotoGP yang menyebutnya sebagai momen penting bagi Indonesia.

    Baca Juga : Perjuangan Keren Veda Ega Pratama di Moto3 Catalunya 2026, Start dari P21 dan Finis P8

    View this post on Instagram

    A post shared by bergasmedia (@bergasmedia)